Pengertian Nuzulul Quran dan Sejarahnya

Pengertian Nuzulul Quran dan Sejarahnya

Pengertian Nuzulul Quran dan Sejarahnya – Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu Allah yaitu Al Quran kepada Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada 17 Ramadhan.Β 

Menurut perhitungan kalender Masehi, malam turunnya Alquran atau malam Ramadhan 17 jatuh pada tanggal 28 April 2021. Diketahui bahwa umat Islam merayakan turunnya Alquran (Nuzulul Quran) setiap tahun pada hari ketujuh belas di bulan ramadhan.

Peringatan turunnya Al-Qur’an bagi umat Islam adalah untuk hidup dan menerapkan nilai-nilai yang disebutkan dalam Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dilansir dari CNN, Ada dua tahapan proses diturunkannya Alquran:

  1. Alquran diturunkan dari Lauh Mahfuz ke langit dunia dalam kitab yang utuh. Pada tahap ini, Al-Quran diturunkan pada malam lailatul qadar.
  2. Alquran diturunkan secara bertahap melalui Malaikat Jibril kepada Rasulullah.

Alquran diturunkan oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Ayat yang pertama kali diturunkan kepada Rasulullah adalah surat Al-Alaq ayat 1-5 saat berada di Gua Hira pada tahun 610 M. Saat itu Nabi Muhammad sedang menyepi untuk menenangkan hati.

Pengertian Nuzulul Quran dan Sejarahnya

Pada saat wahyu pertama ini turun, Rasulullah tidak bisa membaca. Oleh karena itu, Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk membaca melalui surat Al-Alaq.

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya,” firman Allah dalam surat Al-Alaq ayat 1-5, ayat Alquran yang pertama kali diturunkan.

Surat Al-Alaq ayat 1-5 juga menjadi penanda diangkatnya Muhammad sebagai nabi dan rasul.

Setelah ayat ini, Alquran turun secara bertahap. Total, Alquran turun selama kurang lebih 23 tahun. Setiap ayat diturunkan menyesuaikan dengan problematika sosial, krisis moral, keagamaan, kisah-kisah para Nabi terdahulu hingga hikmah yang terjadi di masa nabi.

Ayat terakhir yang diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Rasulullah adalah surat Al-Maidah ayat 3. Ayat ini turun sesudah waktu Ashar pada hari Jumat di Padang Arafah saat musim haji terakhir.

Setelah ayat ini turun, Rasulullah pergi dari Makkah ke Madinah untuk mengumpulkan para sahabat. Rasulullah memberikan kabar bahagia bahwa agama Islam telah sempurna dengan turunnya Alquran.

Ketika para sahabat mendengarnya, mereka pun bergembira seraya berkata, “Agama kita telah sempurna. Agama kita telah sempurna.”

Peristiwa dan sejarah turunnya Alquran itu kini diperingati sebagai malam nuzulul quran. Malam nuzulul quran adalah malam yang penuh keberkahan. Allah SWT akan melipat gandakan pahala umat Islam yang beribadah di malam ini.

Pada malam turunnya Alquran, para malaikat juga turun ke bumi untuk memberikan doa kepada setiap orang yang beribadah.

Untuk mendapatkan keutamaan ini, Umat Islam dapat memperbanyak ibadah dengan beri’tikaf di masjid, tadarus Alquran, memperbanyak zikir, memperbanyak sedekah, salat tarawih dan witir hingga tahajud serta memperbaiki sikap dan perbuatan. Itulah Pengertian Nuzulul Quran dan SejarahnyaΒ 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *