Waktu yang Mustajab untuk Berdoa

waktu yang mustajab untuk berdoa

Waktu yang Mustajab Untuk Berdoa – Salah satu senjata umat Islam adalah Berdoa. Berdoa merupakan kegiatan sehari-hari yang harus dilakukan oleh umat Islam, dan banyak keutamaan dalam melakukannya.

Doa bisa dilakukan kapan saja dan Tuhan bisa memberikan semuanya. Namun ingatlah bahwa ada waktu Berdoa yang efektif jika ada saat berdoa yang apabila dilakukan pada waktu yang tepat maka akan lebih dikabulkan oleh Allah SWT.

Berikut merupakan waktu yang mustajab untuk Berdoa :

Antara Adzan dan Iqamah

Doa antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak oleh Allah SWT. Dan waktu antara adzan dan iqamah adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

Sungguh beruntung orang yang datang pada waktu awal shalat, sehingga ia bisa melaksanakan shalat sunnah dan berdoa diantara adzan dan iqamah. 

“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ahmad; shahih).

Sujud dalam Shalat

Sujud adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, banyak ulama memperpanjang sujud dalam shalat sunnah untuk berdoa. Sedangkan untuk shalat lima waktu, waktu sujud harus disesuaikan dengan situasi jemaah agar tidak memberatkan.

“Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim).

waktu yang mustajab untuk berdoa

Hari Jumat

Hari Jumat ialah waktu mustajab untuk berdoa. Terutamanya di saat yang sedikit pada hari itu, benar-benar mustajab hingga Rasulullah menyebutkan tidak hamba berdoa tetapi tentu dikabulkan Allah Ta’ala.

Beberapa ulama menerangkan jika saat itu ialah semenjak diawalinya khutbah sampai usai shalat Jumat, beberapa ulama yang lain menerangkan jika saat itu ialah sesudah sholat Ashar sampai matahari tenggelam, dan beberapa ulama yang lain kembali menerangkan jika saat itu diakhir hari Jumat mendekati matahari tenggelam.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda, “Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa di waktu itu, pasti diberikan apa yang ia minta.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut. (HR. Bukhari dan Muslim).

Sepertiga Malam Terakhir

Sepertiga malam paling akhir sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Bahkan juga sebagai saat yang paling mustajab. Karena Rasulullah mensabdakan terkabulkannya doa di saat itu.

Sepertiga malam terakhir berikut waktu paling penting untuk menjalankan sholat tahajud.

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir di setiap malamnya. Kemudian berfirman, ‘Siapa saja yang berdoa kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa saja yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberi, siapa saja yang memohon ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari dan Muslim).

Setelah Sholat 5 Waktu

Abu Umamah Al Bahili radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Ya Rasulullah, doa manakah yang didengar Allah?” Beliau menjawab, “(Doa pada) akhir malam dan setelah sholat maktubah (sholat wajib)” (HR. Tirmidzi; hasan).

Banyak ulama menerangkan jika maksud hadits ini ialah doa saat sebelum salam. Tetapi Imam Nawawi memberikan hadits ini dalam kitab Al Adzkar pada bab Zikir-Dzikir Sesudah Sholat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *