MEMAHAMI KELEMAHAN MEMAKSIMALKAN KEKUATAN

Sesungguhnya dalam kehidupan ini kita memiliki blind spot, atau “titik-titik buta” kita masing-masing. Punggung dan telinga misalnya adalah salah contoh area blind spot  dalam tubuh kita, dimana kita membutuhkan alat bantu bahkan orang lain untuk melihatnya. DR. John C. Maxwell, seorang pakar manajemen kepemimpinan mendefinisikan blind spot sebagai “daerah dalam kehidupan dimana orang secara terus menerus  tidak dapat melihat diri sendiri atau situasi mereka secara realistis”.

Karena itulah petinju sehebat Muhammad Ali petinju fenomenal sepanjang masa  memiliki pelatih (Angelo Dunde), padahal jika mereka berdua  melakukan duel  diatas ring tinju  jelas Muhammad Ali lah yang akan menang. Muhammad Ali membutuhkan Dunde sebagai pelatihnya bukan karena sang pelatih lebih hebat, namun karena Muhammad Ali membutuhkan seseorang yang mampu untuk melihat hal-hal yang tidak dapat dia lihat sendiri.

Hal yang tidak dapat dilihat dengan mata sendiri itulah yang dikenal dengan blind spot, atau “titik-titik buta”. Kita hanya bisa melihat blind spot tersebut dengan bantuan penglihatan orang lain. Karenanya dalam kehidupan pun terkadang kita butuh orang lain untuk memberi saran…, menasehati kita…, mengingatkan.., bahkan menegur kita, ketika kita melakukan kesalahan yang tidak kita sadari.

Kerendahan hati dalam menerima kritikan, nasehat dan teguran itulah sebenarnya yang justru akan menyelamatkan kita. Kita bukan manusia sempurna…maka biarkanlah orang lain menjadi “MATA” di area BLIND SPOT,  sehingga kita bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat dengan pandangan diri sendiri.

Semoga bermanfaat….Have A Great Day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call
WhatsApp